Kroasia Vs Rusia

Kroasia Vs Rusia

Kedua tim pernah tiga kali bertemu sebelumnya di berbagai ajang, dengan dua imbang dan satu kemenangan untuk Kroasia.
Tuan rumah Rusia akan bersaing dengan Kroasia untuk memperebutkan tempat di semi-final Piala Dunia 2018 saat kedua tim bertemu di Sochi, Minggu (8/7) dini hari WIB.


Rusia memiliki keuntungan tampil di rumah sendiri dalam pertandingan perempat-final lawan Kroasia ini, apalagi mereka masih dalam kondisi keyakinan tinggi usai menyingkirkan Spanyol melalui adu penalti yang dramatis di babak 16 besar.

Sementara itu, Kroasia juga melaju ke babak perempat-final dengan kemenangan lewat adu penalti setelah sempat imbang 1-1 lawan Denmark.


TERKAIT


  1. MOST ENERGIZED PLAYER BABAK 16 BESAR PIALA DUNIA 2018: KYLIAN MBAPPE
  2. DOMAGOJ VIDA OPTIMISTIS KROASIA MAMPU JUARA DUNIA
  3. YURI ZHIRKOV MUNGKIN ABSEN DI BABAK PEREMPAT-FINAL PIALA DUNIA 2018
  4. SIAPA JUARA PIALA DUNIA? INI PREDIKSI ARSENE WENGER

Sebelumnya tuan rumah tidak pernah lolos dari fase grup sejak berubah nama menjadi Rusia sehingga Piala Dunia 2018 ini adalah pengalaman pertama mereka ada di fase knock-out, namun ketika bersama Uni Soviet terakhir kali mereka mencapai empat besar adalah pada 1966, sedangkan Kroasia finis di urutan ketiga pada 1998.


Pelatih Rusia Stanislav Cherchesov, yang dikenal tenang dalam membangun permainan, menyatakan dirinya tidak mau terganggu dengan tingginya perhatian pada timnya.


"Sebagai pelatih saya berusaha tidak menonton TV, saya tidak membaca koran, saya hanya berkonsentrasi pada pekerjaan saya. Saya yakin hal yang sama pada para pemain. Saya berusaha tidak terganggu. Jika mendapat surat kabar, saya akan membaca headline. Kritik itu bagus, tapi saya yakin kita harus membuka mata dan telinga kita," ujar Cherchesov kepada Sky Sports.


"Kami orang-orang Rusia sangat ekstrem, jadi jangan sampai ke ekstrem-ekstrem ini. Saya yakin ini seharusnya kritik yang konstruktif dan analitis. Anda bilang orang-orang itu sangat gembira: kami, orang-orang di dalam tim, bukanlah orang-orang yang seharusnya sangat gembira."

Kedua tim sudah bertemu tiga kali sebelumnya dalam berbagai ajang, dengan dua pertandingan berakhir imbang tanpa gol di kualifikasi Piala Eropa 2008, dan Kroasia meraih kemenangan di pertemuan terakhir, dengan skor 3-1 di laga uji coba pada November 2015.

Di pertandingan ini, Yuri Zhirkov tidak bisa memperkuat Rusia akibat masalah betis, namun Alan Dzagoev bisa kembali tampil setelah mengalami cedera hamstring di pertandingan pembuka dengan kemenangan atas Arab Saudi.


Sementara itu, Ivan Strinic diperkirakan akan bisa tampil untuk Kroasia, meski ia terlihat mengalami cedera saat lawan Denmark, sedangkan Mateo Kovacic juga sudah fit menyusul pulih dari masalah bahunya.

Pemenang di pertandingan perempat-final ini akan bertemu antara Swedia dan Inggris, yang bertanding lebih awal, Sabtu (7/7) malam WIB. Semi-final yang lain sudah mempertemukan Prancis dengan Belgia.

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

Rusia XI (3-4-2-1): Akinfeev; Kutepov, Ignasevich, Kudryashov; Fernandes, Kuzyaev, Zobnin, Zhirkov; Samedov, Golovin; Dzyuba.

Kroasia XI (4-1-4-1): Subasic; Vrsaljko, Lovren, Vida, Strinic; Brozovic; Rebic, Modric, Rakitic, Perisic; Mandzukic.

TAHUKAH ANDA?

Rusia dan Kroasia telah berhadapan tiga kali sebelumnya, dengan dua di antaranya berakhir tanpa gol di kualifikasi untuk Euro 2008; Kroasia menang di pertemuan lain pada November 2015, kemenangan 3-1 di uji coba di Rostov, dengan Mario Mandzukic mencetak gol ketiga Kroasia.
Rusia telah mencapai perempat-final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak terpisah dari Uni Soviet--sebagai USSR, mereka mencapai perempat-final dalam empat Piala Dunia secara beruntun antara 1958 dan 1970.

Kroasia memenangi satu-satunya perempat-final Piala Dunia, mengalahkan Jerman pada 1998 dalam jalan mereka ke semi-final di tahun itu, ketika mereka tereliminasi.
Lima tuan rumah terakhir yang tampil di perempat-final Piala Dunia lolos ke semi-final (Italia 1990, Prancis 1998, Korea Selatan 2002, Jerman 2006, dan Brasil 2014).

Kroasia mencetak banyak gol dalam empat pertandingan di Piala Dunia tahun ini (8) seperti yang mereka lakukan dalam enam pertandingan dalam dua penampilan Piala Dunia mereka sebelumnya pada 2006 dan 2014 secara kombinasi.


Rusia memiliki sepuluh shot on target dalam dua pertandingan awal Piala Dunia 2018--mereka melakukan hanya dua dalam dua pertandingan terakhir, dengan satu di antaranya adalah penalti (Artem Dzyuba kontra Spanyol).
Setelah melakukan clean sheet dalam dua pertandingan pembuka di Piala Dunia ini, kroasia kebobolan hanya satu kali di setiap dua pertandingan terakhir; mereka tidak kebobolan satu pun gol dalam tiga pertandingan secara beruntun di turnamen Piala Dunia yang sama sejak 2002, ketika mereka gagal melakukan clean sheet dalam semua tiga pertandingan mereka.

Kroasia hanya kalah satu kali dari tujuh pertandigan Piala Dunia mereka lawan sesama lawan asal Eropa (W5 D1), sedangkan Rusia tidak pernah mengalahkan tim Eropa di Piala Dunia (D1 L3), meski mereka menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti di babak 16 besar di turnamen ini setelah imbang 1-1.

Sepuluh dari 12 gol terakhir Kroasia di Piala Dunia datang di paruh kedua pertandingan.
Mario Mandzukic mencetak gol ketiganya di Piala Dunia untuk Kroasia lawan Denmark di putaran terakhir--hanya Davor Suker (6) mencetak gol lebih banyak untuk mereka di Piala Dunia.
Artem Dzyuba terlibat secara langsung dalam empat dari tujuh gol terakhir Rusia di Piala Dunia 2018 (tiga gol, satu assist), mencetak gol di dua pertandingan terakhir.

Kroasia telah menghadapi tuan rumah Piala Dunia dua kali sebelumnya, kalah di dua pertandingan lawan Prancis pada 1998 (1-2 di semi-final) dan Brasil pada 2014 (1-3 di babak grup).

Sumber 


Contact Us

Nama

Email *

Pesan *