Kabar Terbaru Bek Persebaya yang Dibawa ke Rumah Sakit, Terancam Gegar Otak

Kabar Terbaru Bek Persebaya yang Dibawa ke Rumah Sakit, Terancam Gegar Otak

Kata Chairul Basalamah, kondisi Andri Muladi saat ini sudah mulai membaik dan masih berada di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta Selatan.


Pria yang akrab disapa Abud itu lebih kecewa dengan keputusan wasit asal Jawa Tengah, Adi Riyanto.

Menurut Abud, Adi Riyanto sempat menahan tim medis untuk datang memberikan pertolongan pertama kepada Andri yang sudah terbaring lemah di atas lapangan.

"Wasit tadi bilang harus menunggu 20 detik baru bisa ke lapangan, ya memang SOP-nya seperti itu, saya tahu," kata Abud saat ditemui BolaSport.com di Stadion PTIK, Rabu (11/7/2018).



Andri harus dilarikan ke RS Pertamina dengan mobil ambulans setelah ia tidak sadar diri selepas berduel udara dengan penyerang Bhayangkara FC, Dendy Sulistyawan.

Pemain asal Aceh itu terjatuh dan posisi kepalanya langsung mengenai tanah.

Terlihat, Andri sempat pingsan tak berdaya sebelum dibawa melalui mobil ambulans.


Tim medis juga memberikan penyangga leher kepada Andri agar bisa terus bernafas

"Ya, Andri sudah sadar, tadi dokter tim sudah menemani di rumah sakit," kata Abud.

Lebih lanjut, Abud menambahkan bahwa ia juga cukup kebingungan dengan keputusan wasit yang harus menunggu 20 detik terlebih dahulu

Ia tidak habis pikir apabila ada telat penanganan pertama dari tim medis yang harus menunggu waktu 20 detik.

"Saya melihat benar-benar ia terjatuh, kepalanya membentur tanah dan matanya sudah ke atas," ujar Chairul.


"Tadi saja, pelatih Bhayangkara FC (Simon Mc Menemy) sudah teriak-teriak lihat matanya. Simon juga marah-marah, silahkan Anda tanya ke dia," katanya.

Kondisi Andri saat ini terbaring lemah di RS Pertamina.

Abud bersyukur Andri sudah mulai sadar dan bisa berbicara.

"Semoga Andri segera sehat dan tidak terjadi apa-apa. Dokter bilang masih menunggu setengah jam, kalau enggak muntah, ya bukan gegar otak," kata Abud.

Sumber 


Contact Us

Nama

Email *

Pesan *