Pengacara berusia 67 tahun itu juga menyebut keputuan Los Merengues tersebut bakal menjadi sebuah kesalahan bersejarah.
Real Madrid telah resmi melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus dengan nilai transfer sebesar 112 juta euro atau sekitar 1,9 triliun.
Transfer tersebut kini hanya tinggal menunggu hasil tes medis Cristiano Ronaldo bersama Juventus sebelum diresmikan.
Secara finansial, penjualan Cristiano Ronaldo ini sangat menguntungkan bagi Real Madrid.
Dana yang dikeluarkan Real Madrid saat memboyong Cristiano Ronaldo pada 2009 dari Manchester United adalah sebesar 80 juta pounds atau sekitar Rp 1,5 triliun.
Kini, Real Madrid menjual Cristiano Ronaldo yang telah berusia 33 tahun ke Juventus dengan harga lebih mahal.
Selain mendapat keuntungan dari selisih penjualan, Real Madrid juga sudah mendapat banyak kejayaan dari segi prestasi.
Selama dibela Cristiano Ronaldo, Real Madrid sukses 2 kali menjuarai Liga Spanyol, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa, serta 3 gelar Piala Dunia Antarklub plus 4 Liga Champions.
Meski demikian, penjualan ini dipandang Ramon Calderon sebagai sebuah kesalahan yang akan dikenang cukup lama oleh Real Madrid.
"Menjual Cristiano Ronaldo bukanlah kabar bagus, baik dengan harga 100 juta atau satu miliar euro," ucap Ramon Calderon seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.
"Real Madrid juga menyelipkan klausul satu miliar euro untuk mencegah langkah klub lain membelinya pada masa depan."
"Cristiano Ronaldo telah menunjukkan bahwa tidak ada pemain lain yang seperti dia. Ini akan menjadi sebuah kesalahan yang bersejarah," tuturnya.
Ramon Calderon pernah menjadi Presiden Real Madrid pada 2006 hingga 2009, pernah mencoba untuk memboyong Cristiano Ronaldo dari Manchester United pada awal 2008-2009.
Namun, Ramon Calderon gagal memenuhi ambisinya itu hingga mengundurkan pada Januari 2009 dan digantikan wakilnya, Vicente Boluda.
Lalu, Florentino Perez kembali menjabat untuk kali kedua menjadi suksesor Boluda dan berhasil memboyong Cristiano Ronaldo.
Sumber

