Baca Juga
Simak! Inilah Eks Pemain Yang Pernah Membela Arema Dan Persebaya, Ada yang Masih Hangat
Pasca Menang Lawan PSM, Beberapa Pemain Persib ‘Bukukan’ Catatan Mengagumkan!
4 Pemain Yang Pernah ‘Dekat’ Dengan Arema Awal Musim Dan Dijamin Kini Bikin Menyesal
Namun, jika kita berbicara mengenai pembinaan pemain muda. Belgia memang merupakan salah satu contoh negara yang sukses menerapkan pembinaan sepak bola usia muda.
Semua berawal dari ditunjukkan Michael Sablon sebagai Direktur Teknik Federasi Sepakbola Belgia (KBVB) pada tahun 2001. Awalnya Sablon yang merupakan staf pelatih Timnas Belgia mengumpulkan 30 pelatih lokal untuk membicarakan pembuatan cetak biru.
Setelah itu ia melakukan penyelarasan visi pola pembinaan pemain muda di klub, Timnas hingga sekolah sepak bola.
Langkah selanjutnya yang ditempuh Sablon adalah setiap klub, timnas, dan tim sekolah pada level di bawah 18 tahun, wajib menggunakan formasi 4-3-3. Sablon mengaku butuh enam tahun bagi seluruh pihak menerima penggunaan formasi 4-3-3.
Menggunakan sejumlah dana yang didapat dari menjadi tuan rumah Piala Eropa 2000, Sablon kemudian meminta KBVB membangun pusat pelatihan usia muda di Tubize. KBVB juga menggratiskan biaya kursus pelatih.
Sumber


